Siapapun Kamu
aku tidak tahu sejak kapan kita mulai dekat tapi tiba-tiba saja kamu menyatakan perasaanmu padaku. sejak hari itu kita mulai jalan berdua, menghabiskan waktu bersama. aku yang tadinya bingung bagaimana menghadapimu mulai terbiasa. sebenarnya aku sudah lama melihat kamu tapi tidak punya pandangan jauh selain mengenalmu sekilas.
dan seluruh sekolah sepertinya sudah tahu tentang hubungan spesial yang kita jalin, banyak dari mereka yang meledek, memberi selamat dan ada juga yang terkejut karena ternyata orang dengan sifat pendiam sepertiku bisa juga menjalin hubungan dengan lawan jenis. aku hanya tergelak menanggapinya.
dan seluruh sekolah sepertinya sudah tahu tentang hubungan spesial yang kita jalin, banyak dari mereka yang meledek, memberi selamat dan ada juga yang terkejut karena ternyata orang dengan sifat pendiam sepertiku bisa juga menjalin hubungan dengan lawan jenis. aku hanya tergelak menanggapinya.
kamu mengajakku berkeliling sekolah seharian itu. bicara tentang banyak hal, sesekali kamu bercanda hingga membuatku tertawa dan ketika itu aku melihat kamu tersenyum. senyum yang sering kulihat dari jauh itu sekarang jadi milikku ya?
walau dekat, kita berjarak. bukan seperti pasangan lain yang bergandengan tangan ketika berjalan atau merangkul pundak, kita punya jarak. jika pun ingin menyentuhmu, aku hanya berani menarik bajumu begitu juga kamu. entah kenapa aku menyukai kebebasan yang terbatas itu, membuktikan bahwa kamu menjagaku sebelum aku halal untukmu.
kita menyusuri koridor kelas dua, kemudian tanpa sengaja aku mendapati seorang yang asing tapi sepertinya kukenal.
bukankah itu orang jepang? dia salah satu anggota idol-grup kan? sedang apa dia disini?
aku meminta izin padamu untuk mendekatinya dan kamu mengiyakan. terima kasih.
aku bertanya banyak pada laki-laki itu dan mendapati informasi bahwa ia sedang dalam program pertukaran pelajar. aku hanya menyimak ia bicara dan ide itu tiba-tiba muncul, aku bertanya apa saja kata dalam bahasa indonesia yang sudah ia ketahui.
'dimana, kemana, duduk,' ujarnya dan menyebutkan beberapa kata lainnya. kamu tidak banyak bicara saat itu dan hanya memperhatikanku.
tak lama kemudian istirahat usai. jika ia ada disini berarti... tiba-tiba aku teringat sesuatu. aku harus menyampaikan pesan untuk seseorang melalui laki-laki jepang ini. untuk temannya dari temanku. 'katakan padanya bahwa ada seorang gadis yang sangat menyukainya disini,' ujarku.
ia mengangguk.
walau dekat, kita berjarak. bukan seperti pasangan lain yang bergandengan tangan ketika berjalan atau merangkul pundak, kita punya jarak. jika pun ingin menyentuhmu, aku hanya berani menarik bajumu begitu juga kamu. entah kenapa aku menyukai kebebasan yang terbatas itu, membuktikan bahwa kamu menjagaku sebelum aku halal untukmu.
kita menyusuri koridor kelas dua, kemudian tanpa sengaja aku mendapati seorang yang asing tapi sepertinya kukenal.
bukankah itu orang jepang? dia salah satu anggota idol-grup kan? sedang apa dia disini?
aku meminta izin padamu untuk mendekatinya dan kamu mengiyakan. terima kasih.
aku bertanya banyak pada laki-laki itu dan mendapati informasi bahwa ia sedang dalam program pertukaran pelajar. aku hanya menyimak ia bicara dan ide itu tiba-tiba muncul, aku bertanya apa saja kata dalam bahasa indonesia yang sudah ia ketahui.
'dimana, kemana, duduk,' ujarnya dan menyebutkan beberapa kata lainnya. kamu tidak banyak bicara saat itu dan hanya memperhatikanku.
tak lama kemudian istirahat usai. jika ia ada disini berarti... tiba-tiba aku teringat sesuatu. aku harus menyampaikan pesan untuk seseorang melalui laki-laki jepang ini. untuk temannya dari temanku. 'katakan padanya bahwa ada seorang gadis yang sangat menyukainya disini,' ujarku.
ia mengangguk.
sepertinya kita terlambat masuk kelas, pelajaran sedang berlangsung dan apa kamu yakin mau mengikutinya? aku memandangmu. kamu tertawa, sepertinya kita satu pikiran. kita menjauh dari kelas dan duduk di salah satu anak tangga. menghabiskan satu jam pelajaran dengan membicarakan banyak hal. saat sedang bersenda gurau denganmu, entah mengapa tiba-tiba aku seperti terseret ke pusaran lain. terseret jauh darimu dan aku tidak bisa menghentikannya.
'kenapa kamu hanya memandangiku?' aku ingin mengatakan itu tapi mulutku seperti dikunci rapat. dan kamu pun melambai padaku sambil tersenyum, seolah merelakanku.
bunyi ponsel mengejutkanku, my boss calling, tertera di layarnya. haa~ aku harus beranjak dari mimpi tentangmu hari ini dan menyerahkan diri pada kenyataan. tapi terima kasih untuk semua kebersamaan itu, siapapun kamu.
'kenapa kamu hanya memandangiku?' aku ingin mengatakan itu tapi mulutku seperti dikunci rapat. dan kamu pun melambai padaku sambil tersenyum, seolah merelakanku.
bunyi ponsel mengejutkanku, my boss calling, tertera di layarnya. haa~ aku harus beranjak dari mimpi tentangmu hari ini dan menyerahkan diri pada kenyataan. tapi terima kasih untuk semua kebersamaan itu, siapapun kamu.
ps: siapapun yang ada di dalam mimpi gue, please! lain kali tunjukkin muka lo, g selamanya muka lo terlihat samar kan? :p
Published with Blogger-droid v2.0.9
Comments
Post a Comment