Story at TOKYO TOWER
Bonus Chapter
Video Massage
For my secret cherish, Mizunashi Akari.
Kau pasti heran mengapa aku tiba-tiba tahu siapa namamu dan dimana alamatmu. Ketika kau pergi bersama temanmu, kau menjatuhkan sesuatu. Sebuah kartu keanggotaan di suatu klub paduan suara. Aku membacanya. Namamu dan alamatmu. Aku juga terkejut dengan tanggal lahirmu. Bulan yang sama denganku. Mungkin suatu saat kita bisa merayakannya bersama?
Kau ingat beberapa hari yang lalu saat kau berada di sebuah taman, aku ada disana. Aku melihatmu. Kau sepertinya sibuk dengan pikiranmu karena beberapa kali aku melihatmu tersenyum sendiri kemudian tiba-tiba raut wajahmu berubah menjadi sedih. Sesungguhnya aku ingin menghampirimu, menanyakan ada apa karena wajah sedihmu sama seperti yang kau tunjukkan di Tokyo Dome waktu itu. Aku ingin memberimu sekali lagi senyuman tapi kubatalkan niatku karena aku tidak ingin mengganggumu. Aku hanya memperhatikanmu dari jauh. Dan di saat itulah aku seperti teringat kembali dengan mimpiku, apakah kau gadis yang ada di dalam mimpiku? Jika iya, aku akan senang sekali namun jika bukan, aku mengharapkan itu kau.
Maaf aku tidak bisa memberimu lebih saat kau mengungkapkan perasaanmu. Karena jujur saja aku sangat terkejut, memang ini bukan yang pertama kali terjadi tapi saat kau mengucapkan semua yang kau katakan aku merasa kaulah orangnya. Aku akan mengatakan sesuatu padamu melalui pesan ini, mungkin kau pernah mendengar dan melihatku membacanya tapi bukankah rasanya akan berbeda jika aku tahu siapa gadis di mimpiku?
the one my cherish
This is the first time that I’m writing to you, normally, I wouldn’t be able to say this because I’m too shy, but I have something I must ask to you, so I wrote this letter, I want to send these words to you whom I like so much, I want to love you more than to be loved, really, although I’m irresponsible and not someone you can depend on, I want to love you a lot more thanyou love me and I seriously want to protect you, right now I’m still a child who can’t support you, but I would like to become a man who can protect you, so until then, please wait for me,
to you, the one my cherish
Terima kasih atas apa yang kau katakan dan kau lakukan untukku selama ini, aku bukannya ingin membebanimu dengan kalimat-kalimat yang aku ucapkan barusan, tapi jika itu benar dan kaulah yang aku pilih, aku akan melakukan yang telah kukatakan padamu. Aku berjanji. Aku berharap aku bisa menemuimu lagi lain waktu dan kita bisa berbincang lebih banyak daripada yang pernah kita lakukan waktu itu. Terima kasih.
Comments
Post a Comment